Jumat, 29 Maret 2013
APA YANG ANDA KETAHUI TENTANG TOEFL
Teman-teman yang berencana mencari beasiswa dan kuliah terutama di luar negeri tentu sering dihadapkan persyaratan bahasa Inggris yang biasanya ditunjukkan dengan nilai TOEFL atau IELTS. Pada kesempatan kali ini saya akan membahas tentang TOEFL, khususnya IBT.
TOEFL (Test Of English As a Foreign Language) adalah suatu tes yang dibawahi oleh lembaga ETS. Walaupun terdengar umum, tapi konteks TOEFL bukanlah untuk bahasa inggris sehari-hari yang umum, melainkan cenderung akademis. Karena lembaga ETS berbasis di Amerika, maka TOEFL juga memiliki “rasa” Amerika. Ada 3 format tes TOEFL yang bisa diambil, yaitu PBT (Paper based), CBT (Computer based) dan IBT (Internet based). Jenis tes yang sering kita jumpai di pusat bahasa di Universitas di Indonesia adalah paper based TOEFL (yang dikeluarkan oleh institut/universitas). CBT sekarang sudah tidak digunakan lagi dan diganti oleh IBT. IBT merupakan format tes TOEFL yang terbaru, dan sejak dibukanya format ini, cenderung menggantikan PBT dan CBT.
Pada Paper Based TOEFL (PBT), terdapat 3 Section yaitu :
Listening Comprehension
Structure and Written Expression (Grammar)
Reading Comprehension
Pada PBT terdapat juga TWE, yaitu Test for Written English, namun nilainya terpisah dari nilai total PBT dan berskala 0-6.
Sedangkan pada Internet Based TOEFL (IBT) terdapat 4 section yaitu :
Reading
Listening
Speaking
Writing
Pada IBT tidak terdapat Structure karena penilaian struktur bahasa dimasukkan ke dalam 2 section yang baru, yaitu speaking dan writing. Walaupun Reading dan Listening tetap ada, namun kedua format tersebut berbeda dengan yang pada PBT.
Salah satu perbedaan besar antara PBT dengan IBT adalah diperbolehkannya mencatat pada IBT. Menurut saya ini sangat baik dan bisa lebih mencerminkan situasi sebenarnya (pada saat kuliah tentunya note-taking saat membaca, menulis, mendengar sangat boleh bahkan dianjurkan). Toefl IBT bisa dikatakan merupakan bentuk miniatur dari apa yg dialami saat berkuliah, mulai dari membaca, mendengarkan lecture, berbicara/berargumentasi, dan menulis.
Skala penilaian IBT adalah 0-120, dengan 0-30 untuk tiap section.
Biasanya universitas mensyaratkan skor minimum 80 untuk IBT. Namun untuk sekolah-sekolah top terutama di US syarat skor minimum lebih tinggi berkisar 100. Ada juga yang mensyaratkan skor minimum untuk masing-masing section.
Berikut Fakta tentang IBT yang perlu anda ketahui
Anda akan mengerjakannya menggunakan komputer. Kemampuan mengetik cepat sangat menguntungkan.
ID card adalah satu2nya barang yang anda butuhkan untuk masuk ruangan tes.
Ada waktu istirahat wajib 10 menit diantara section listening dan speaking.
Waktu mulai tes dengan peserta lain tidak bersamaan.
Anda boleh makan/keluar ruang tes saat istirahat, namun karena alasan nomor 4, dilarang ribut agar tidak mengganggu peserta lain.
Karena alasan nomor 2, bisa saja disaat anda berkonsentrasi reading/listening, tetangga anda tiba2 berteriak komat kamit (speaking).
Untuk mengatasi nomor 3 bisa dengan menggunakan headset yang sudah tersedia.
Kertas dan pulpen tersedia untuk anda. Anda diperbolehkan mengambil catatan apapun dan kapanpun selama tes.
Seluruh jawaban akan dikirim ke ETS untuk dinilai oleh juri. Petugas tes hanya mengawasi dan memberikan assistensi.
Setelah selesai mengerjakan tes, anda berhak mengirim seluruh jawaban untuk dinilai, atau membatalkan tes anda.
Bagaimana tentang detail untuk setiap section dari IBT, silahkan membaca bagian 2 dari artikel ini.
Langganan:
Postingan (Atom)